Kecelakaan Beruntun di Exit Tol Bawen
Daftar Isi
WARNING! Link berisi dokumentasi video mengenai kematian, kekerasan tingkat tinggi, dan peristiwa tragis lainnya. Disarankan menonton dengan hati-hati dan bijak.
Jika saat klik link mengarah ke situs lain atau ke iklan, langsung tekan kembali (back) dan klik ulang linknya untuk melihat video tanpa sensor.
Kecelakaan beruntun yang melibatkan sepuluh kendaraan terjadi di kawasan Exit Tol Bawen, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, pada Selasa (3/3/2026) malam. Insiden ini diduga dipicu oleh sebuah truk boks yang mengalami gagal pengereman saat melintas di jalur menurun menuju pintu keluar tol.
Kasat Lantas Polres Semarang, AKP Lingga Ramadhani, menjelaskan bahwa kendaraan yang terlibat terdiri atas satu unit truk boks, delapan sepeda motor, dan satu mobil penumpang. Seluruh kendaraan diketahui melaju dari arah Semarang menuju Salatiga sebelum insiden terjadi.
“Kendaraan melaju dari arah Semarang menuju Salatiga. Dugaan awal gagal pengereman dari truk boks,” ujar Lingga.
Peristiwa bermula ketika truk boks bernomor polisi F-9726-FG melaju dari arah Bawen menuju Tuntang. Saat memasuki turunan menuju Exit Tol Bawen, truk diduga terlambat melakukan pengereman sehingga menghantam kendaraan-kendaraan yang berada di depannya. Benturan keras tak terhindarkan dan memicu tabrakan beruntun.
Rekaman video yang beredar di media sosial memperlihatkan bagian depan truk mengalami kerusakan cukup parah. Sejumlah sepeda motor tampak tergeletak dan berserakan di sisi kiri jalan, sebagian berada di bawah kolong kendaraan. Mobil yang turut terlibat juga terlihat mengalami kerusakan serius akibat benturan.
Dalam kejadian tersebut, polisi mencatat delapan orang menjadi korban luka. Seluruh korban segera dievakuasi ke Rumah Sakit Attin untuk mendapatkan penanganan medis. Dari total korban, enam orang harus menjalani perawatan inap, sementara dua lainnya diperbolehkan rawat jalan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
“Enam orang dinyatakan rawat inap, dua orang rawat jalan. Meninggal dunia nihil,” tegas Lingga. Seluruh korban dilaporkan dalam kondisi sadar saat mendapatkan pertolongan.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan kronologi lengkap kejadian, termasuk memeriksa kondisi kendaraan dan pengemudi truk saat insiden berlangsung. Lokasi kecelakaan yang berada di jalur menurun memang dikenal memiliki tingkat risiko lebih tinggi, terutama bagi kendaraan berat yang mengalami gangguan sistem pengereman.
Polisi mengimbau seluruh pengendara, khususnya pengemudi kendaraan angkutan barang, agar selalu memastikan kondisi rem dan kelayakan kendaraan sebelum melintas di jalur turunan, terlebih di kawasan Exit Tol Bawen yang memiliki arus lalu lintas padat dan kontur jalan menurun.

Posting Komentar